Fluidized Bed Combustion

Prinsip kerja Fluidized Bed Combustion :

 
Sistem Fluidized bed Combustion ini menggunakan bahan bakar yang mudah terbakar seperti batubara, kertas, sekam padi, serpihan kayu (saw dust), cangkang sawit. Memerlukan pasir silica sebagai media untuk menyimpan panas. Hembusan angin dari FDF Force Draft Fan akan melewati furnace nozzle akan menggerakkan pasir silica yang bercampur dengan batubara yang terbakar sehingga menimbulkan panas yang menyerupa lava dan bergerak naik turun sesuai dengan tekanan angin yang telah di atur sedemikian rupa.
Dengan menggunakan metode bubling makan panas di dalam dapur hingga sampai temperature 700 - 950 derajat celcius. Panas di dalam furnace di kontrol oleh FBC tube sehingga temperatur didalam furnace maksimal 900-1000 derajat celcius. Sehingga terhindar dari terbentuknya NOx yang berbahaya bagi lingkungan.
Dengan terjaganya suhu dalam temperatur rendah sehingga pasir silca dan abu pembakaran tidak akan meleleh. Apabila sampai meleleh hal ini menyebabkan pengerasan atau membatu sehingga operasi boiler berhenti. Pada sistem ini di lengkapi Silica Sand Vibrator yang berfungsi untuk menyaring kotoran di dalam dapur dengan pasir silica dan di masukkan kembali dengan otomatis tanpa boiler berhenti.